Hancur deh semuanya… Huhuhuhu…

Adakah yang merasakan gempa kemarin hari? 7.00 skala ritcher! Wah… Besar sekali guncangannya, aku yang masih SMSan sama sepupu pada waktu gempa terjadi di atas ranjang kaget!
“Kak, kenapa nih, kok ranjangnya kayak ayunan? Yuhuuuuu!” teriakku polos sambil mengguncang-guncangkan tubuh kakak perempuanku yang sedang tertidur dengan nyenyak.
Kakak perempuanku kaget dan langsung berdiri sambil berlari, lalu teriak, “Clau, cepat kita kabur dari rumah ini!” Aku kaget, ternyata peristiwa itulah yang disebut gempa bumi. Seumur hidup, baru kali ini aku menyadarinya. Wah!
Langsunglah aku membangunkan ayah dan ibuku dengan menyiram mereka dengan air karena terpaksa. “Yah, Bu! Keluar dari rumah ini, sekarang gempa bumi!” teriak kakak perempuanku.
Kagetlah ayah dan ibuku langsung berlari, kami berempat membangunkan kakak laki-lakiku. Karena kakak laki-lakiku dengan cepat dapat bangun tanpa harus disiram atau diapa-apain, pas buka pintu kamarnya diapun sudah bangun langsung.
Kami berlima keluar, ke jalan raya. Hmm, tidak peduli itu koordinat tempat yang tepat saat gempa bumi atau tidak, tapi kami main lari saja. Tetangga berhamburan keluar sambil teriak, “Gempa! Gempa!”
Kami terus saja khawatir, karena gempanya lama sekali, sekitar 20 detik-an kalau tidak salah kira. Wah, tapi untunglah gempa segera berhenti dan rumah selamat.
Ketika kami berlima masuk, alangkah kagetnya! Dinding ruang tamu di rumah retak! “Mungkin karena gempa bumi,” kata ayahku. “Yah, yang penting rumahnya nggak ambruk atau apa-apa,” lanjut aku.
Bagaimana tanggapannya terhadap gempa yang mematikan kencang tapi nggak memakan korban ini?
Anak yang lagi addicted sama walkman-nya Sony Ericcson. Suka foto-foto sendiri di tempat umum atau rumah dengan kakinya. Oleh karena itu, tidak kelihatan pose narsis di fotonya... Suka chibi!




Aku lagi bahagia
Maaf, pertamax sudah diblokir…
berarti masih selamat semua..
banyak amal kali ya…
halu salam kenal.. ^_^
aku di yogya, kerasa juga waku bobo…
Di Surabaya ga kerasa.
Tapi selamat semua kan?
Ga ada yang luka kan??
Surabaya memang terlindung dari marabahaya…
buktinya, kala semua orang (baca:blogger kurang kerjaan) yang lagi konfrens malam itu, tereak terak panik, kita yang di SBy tenang n nyante kok…
*siyul siyul*
weleh
ambon ga kerasa sama sekali oi..
Untunglah Yure dll selamat