Hati-hati lho, teman-teman… Makan di Pizza Hut… Tepatnya, Pizza Hut di Sarina…
Begini, teman-teman… Sebenarnya ini kejadian 1 tahun yang lalu…
Tamu: “Kenapa baru diceritakan sekarang?”
,,,ItadaKimasu Onigiri,,,: “Lho, dulu kan aku belum punya blog ini! Bagaimana mau menceritakan pada waktu dulu?”
Ah, mari kita mulai topiknya…
Jadi begini, 1 tahun yang lalu, perut sedang keroncongan karena cacing-cacing di perut sedang berdansa-dansa kelaparan… Keluargakupun mencari makan terdekat yang enak, nah, Pizza Hutpun menjadi pilihan keluargaku.
Kami memesan beberapa makanan, khususnya… Pizza ayam pedas yang menjadi biang keroknya ![]()
Beberapa lama kemudian, pelayan mengantarkan makanan lainnya dan pizza ayam pedas itu. Lidahku sudah menjulur-julur ke pizza ayam pedas itu. Ibuku memotong-motong pizza ayam pedas itu dan pertama diberikan kepadaku! ![]()
Alangkah bahagianya, pizza ayam pedas itu, akhirnya… Lidahku menyentuhnya juga… ![]()
Ke-4 anggota keluargaku, seluruhnya berjumlah 5, menyantap pizza ayam pedas itu dan mereka kepedasan tetapi mereka bilang, “Ini pizza terenak yang pernah sampai di lidah!”
Nah, tetapi beberapa lama kemudian, rasanya perut ini dililit oleh apa ya… Mungkin tali tambang? Wah… Sakit… Rasanya seperti sakit mag… Air mata berlinang karena terlalu sakit… Ternyata itu ulah pizza ayam pedas itu!
Tamu: “Apa buktinya? Mengapa main tuduh saja si pizza imut itu?”
,,,ItadaKimasu Onigiri,,,: “Sebab, hanya 4 anggota keluargaku (termasuk aku) yang makan semua makanan yang dipesan, termasuk si biang kerok itu. Nah, tetapi anggota keluargaku yang 1 tidak makan si biang kerok itu, sehingga tidak mengalami mencret.”
Tapi aku sudah coba makan di Pizza Hut lain, dan coba pesan pizza ayam pedas. Tetapi tidak ada apa-apa yang terjadi, entah karena sudah kebal akan penyebabnya atau memang karena Pizza Hut di Sarina saja yang berbahaya? Tidak bisa diketahui…
Anak yang lagi addicted sama walkman-nya Sony Ericcson. Suka foto-foto sendiri di tempat umum atau rumah dengan kakinya. Oleh karena itu, tidak kelihatan pose narsis di fotonya... Suka chibi!




Aku lagi bahagia
*sambil menahan mencret* Maaf, pertamax sudah diblokir…
A-aneh.. *swt*
Itu 1 taun yang lalu kan? *swt lagi*
lha,,,
ini aja baru Pizza, aku pernah lho pecel lele.. WAKAKAKAK
Hidup nasi uduk!
itu brati kamu enggak tahan pedes~
aku mah pedesnya Pizza hut udah kagak mempan di lidah. Rasanya hambar
Mau yang pedes ??
*aku dah makan tuh Tom Yam, langsung boker 10 kali dalam sehari, Dah gitu nambah sampe 5 mangkok pula*
Makan Tom Yam pake cabe rawit 10 di satu mangkok. Rasakan sensasinya
nasi uduk itu enak tauu
*ngotot*
*salaman*
ngangkring tetap menjadi pilihan majasiswa cerdas
*salaman sama saRe’*
Horeee!! Hidup nasi udukkk!!!
*salaman sama Shelling Ford*
Namanya juga mahasiswa, om. Baidewei, om belum pernah traktir saya,
Nasi Liwweeeettt paling enaakk XD XD..
wew, mencret? jangan2 situ ada penyakit ~~a
Hentikan penuduhan yang berbau ke aku ya… Seperti ada penyakit lah atau nggak tahan pedas… Soalnya, 4 orang anggota keluarga aku kan juga kena! …
Jangan-jangan itu resto ganti bumbu pedas jadi bumbu pedas sakit? *paan tuh?!*
ditendang ke jurang
soto betawi, forever (or at least sampe gw mencret atau muntah karena soto betawi)… *sangat OOT*
hmmmm, tapi kayaknya lebih bahaya soto banjar yang di pinggir kali deh…
dulu waktu gw sempet setahun di banjarmasin, nyempetin ngerasain soto banjar yang terkenal sangat enak (menu makanannya udah masuk acara yang “mak nyus” itu lho). enak! bener! sayangnya, piringnya dicuci pake air sungai yang cuma diendapkan (dekantasi) doang. sesampainya rumah… defekasi encer…
ngga, belum kok, pernahnya gara2 gepuk atau kebanyakan minum susu, kebanyakan makan pepaya, sambel pecel lele yang terlalu pedas